Antisipasi Karhutla, Waastamaops Kapolri Cek Kesiapan Posko Terpadu di Alalak Batola

Lensa Kalimantan
, 10/28/2026 03:11:00 PM WIB Last Updated 2026-10-28T08:11:41Z
---

 


BARITO KUALA – Wakil Asisten Utama Operasi (Waastamaops) Kapolri, Irjen Pol Laksana, S.I.K., melakukan inspeksi mendadak dan pengecekan langsung ke Posko Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) yang berada di Mapolsek Alalak, Polres Barito Kuala (Batola), Polda Kalimantan Selatan, pada Rabu (28/10/2026) siang.


Langkah ini diambil guna memastikan seluruh personel, sarana prasarana (sarpras), hingga administrasi posko benar-benar matang dan siap bergerak cepat dalam menanggulangi ancaman kebakaran hutan dan lahan di wilayah Barito Kuala.


Kunjungan jenderal bintang dua ini dimulai sekitar pukul 12.30 Wita di halaman Mapolsek Alalak, Desa Tatah Mesjid, Kecamatan Alalak. Dalam asistensi tersebut, Waastamaops Kapolri didampingi oleh Karojianstra Stamaops Polri Brigjen Pol Marsudianto, S.I.K., M.Si., Kabagjiansis Rojianstra Stamaops Polri Kombes Pol Subianroro, S.H., S.I.K., M.Si., serta Kasubagbagjians Ops Bagjiansis Rojianstra Stamaops Polri AKBP Bonif Asius Prasongko, S.Pd., M.H.


Kapolres Barito Kuala, AKBP Susilawati, S.H., M.H., bersama Wakil Bupati Barito Kuala H. Herman Susilo, S.M., Kapolres Banjarmasin Kombes Pol Riza Muttaqin, S.I.K., S.H., M.H., serta Kapolsek Alalak Ipda Bistok Berkat Andrew Panjaitan, S.H., menyambut langsung kedatangan tim Korps Bhayangkara tersebut. Hadir pula jajaran Pejabat Utama (PJU) Polres Batola, personel BKO Satbrimob Polda Bali, serta puluhan relawan pemadam kebakaran setempat.


Kapolres Barito Kuala AKBP Susilawati melalui Kasi Humas Polres Batola, Iptu Budi Mego, menyampaikan bahwa kunjungan kerja dari Mabes Polri ini menjadi suntikan motivasi sekaligus evaluasi krusial bagi kesiapan posko di tingkat hilir.


"Pengecekan dari Waastamaops Kapolri ini adalah bentuk perhatian besar pimpinan terhadap penanganan Karhutla di daerah. Kami di Polres Batola berkomitmen memastikan semua peralatan pemadaman, logistik, hingga ploting personel dalam kondisi siap tempur jika sewaktu-waktu terjadi titik api," ujar Iptu Budi Mego saat memberikan keterangan pers pasca-kegiatan, Rabu (28/10).


Dalam arahannya, tim Stamaops Polri menekankan pentingnya respons cepat (quick response) serta pemetaan wilayah rawan kebakaran. Kesiapsiagaan fasilitas posko dianggap vital agar dampak kerusakan lingkungan dan risiko keselamatan bagi masyarakat dapat ditekan sekecil mungkin.


Iptu Budi Mego menambahkan, kunci utama dari efektivitas penanggulangan bencana ini adalah soliditas antarlini. Tidak hanya mengandalkan Polri, penguatan sinergi juga dijalin erat bersama TNI, pemerintah daerah, pasukan BKO Brimob, hingga garda terdepan yakni para relawan pemadam kebakaran swadaya.


"Bencana Karhutla ini tidak bisa diselesaikan oleh satu instansi saja. Lewat kunjungan kerja ini, kami mempertegas komitmen kolaborasi. Sinergi antara Polres Batola, Pemkab, personel BKO Satbrimob Polda Bali, dan masyarakat relawan adalah benteng utama kita dalam menjaga wilayah ini dari kabut asap," tegas Kasi Humas.


Rangkaian pengecekan fisik kendaraan taktis, mesin pompa air, hingga simulasi jaringan komunikasi posko berjalan secara interaktif. Hingga seluruh rangkaian acara selesai sore hari, situasi di lokasi terpantau aman, tertib, dan kondusif. 


Polres Batola mengimbau masyarakat untuk terus waspada dan melaporkan segera jika melihat aktivitas pembakaran lahan yang mencurigakan.(@dw/hmspolresbatola)

Komentar

Tampilkan

Terkini