Barito Kuala – Satuan Reserse Narkoba (Sat Resnarkoba) Polres Barito Kuala (Batola) berhasil mengungkap kasus Tindak Pidana Narkotika Golongan I jenis sabu. Seorang pria berinisial RN (28) diamankan beserta barang bukti sabu seberat 1,18 gram bersih.
Pengungkapan kasus ini berlangsung pada Selasa (24/2/2026) dini hari, sekira pukul 01.30 WITA. Pelaku diringkus di kediamannya yang beralamat di Jalan Brigjen H. Hasan Basri, Desa Sungai Gampa Asahi, Kecamatan Rantau Badauh, Kabupaten Barito Kuala.
Kapolres Batola Akbp Anib Bastian, S.I.K., M.H, melalui Kasi Humas Polres Batola, AKP Marum, membenarkan penangkapan tersebut. "Kami mengamankan satu orang terduga pelaku berinisial RN, (28) warga setempat. Penangkapan ini merupakan hasil penyelidikan atas laporan masyarakat mengenai aktivitas peredaran gelap narkotika di wilayah Gampa," ujarnya, Rabu (25/2/2026).
Kasat Narkoba Polres Batola, Iptu Joko Sunarwan, S.H. menjelaskan kronologi penangkapan. Berdasarkan informasi dari masyarakat, pihaknya melakukan penyelidikan di sekitar tempat kejadian perkara (TKP) dan berhasil mendapatkan ciri-ciri pelaku.
"Petugas kemudian mendatangi rumah yang dimaksud dan melakukan penggeledahan, di dalam kamar kami menemukan sebuah kotak rokok Sampoerna Mild warna hitam hijau yang terletak di lantai. Di dalam kotak rokok tersebut terdapat 4 paket plastik klip berisi serbuk kristal diduga narkotika jenis sabu," jelas Kasat Iptu Joko
Selain sabu, petugas juga menyita sejumlah barang bukti lain yang berkaitan dengan tindak pidana tersebut, antara lain:
1. Narkotika: 4 (empat) paket sabu dengan berat kotor 1,90 gram (berat bersih 1,18 gram).
2. Uang Tunai: Rp 300.000 (tiga ratus ribu rupiah) yang ditemukan di saku celana pelaku.
3. Handphone: 1 (satu) unit Samsung A04s.
4. Alat Pendukung: 1 buah kotak rokok, 1 pack plastik klip, dan 2 lembar plastik klip.
"Dari hasil interogasi awal, pelaku mengakui bahwa uang tunai sebesar Rp 300.000 tersebut merupakan hasil dari penjualan narkotika jenis sabu. Pelaku dan seluruh barang bukti langsung kami amankan ke Mapolres Batola untuk menjalani proses penyidikan lebih lanjut," tambah Kasat Narkoba.
Atas perbuatannya, terduga pelaku RN dijerat disangkakan melanggar Pasal 114 Ayat (1) Undang-Undang RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika juncto Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Pidana, atau Pasal 609 Ayat (1) huruf a UU Nomor 1 Tahun 2026.
(Humas polres batola)



