Arah Baru Pemuda Barito Timur: IKMABARTIM Gelar Diskusi Harapan dan Kontribusi bagi Daerah

Lensa Kalimantan
, 8/11/2026 07:56:00 PM WIB Last Updated 2026-08-11T12:56:19Z
---


BANJARBARU – Ikatan Mahasiswa Barito Timur (IKMABARTIM) menggelar kegiatan diskusi publik di Balai Juang Hajjah Titien (Bajuang Hati), Kota Banjarbaru, pada Minggu (9/8/2026). Forum ini dirancang sebagai ruang wacana interaktif bagi puluhan mahasiswa asal perantauan untuk membicarakan arah gerak pemuda serta masa depan pembangunan daerah.


Agenda diskusi ini dikemas khusus sebagai kado dan kontribusi pemikiran dari kalangan mahasiswa dalam menyambut Hari Jadi Kabupaten Barito Timur yang genap berusia 24 tahun pada Minggu  9 Agustus 2026. Lewat ruang dialektika ini, para pemuda menegaskan komitmennya untuk tidak lagi sekadar menjadi penonton di tengah dinamika pembangunan, melainkan hadir sebagai bagian aktif yang ikut andil dalam memajukan Barito Timur.


Untuk membedah isu-isu strategis tersebut secara mendalam, IKMABARTIM menghadirkan dua pemantik diskusi yang membawakan perspektif berbeda namun saling melengkapi.


Sesi awal dibuka oleh pemantik Lutfi Arif Jailani yang memaparkan materi seputar kepemudaan dan kepemimpinan. Dalam penyampaiannya, Lutfi mengajak para mahasiswa untuk keluar dari zona nyaman, mengasah cara berpikir kritis, serta aktif mengambil peran dalam proses pembangunan daerah.


"Pemuda adalah tulang punggung pembangunan daerah. Mahasiswa dan pemuda asal Barito Timur tidak boleh sekadar menjadi penonton di tengah perubahan, tetapi harus mengambil peran aktif, melahirkan gagasan inovatif, dan menjadi penggerak perubahan positif bagi daerah," ujar Lutfi.


Suasana forum berlanjut ke sesi kedua bersama pemantik Abdul Rasyid yang menyoroti realitas dunia pendidikan. Pembahasan berfokus pada pentingnya keterjangkauan akses pendidikan tinggi, pemerataan fasilitas, hingga perlunya peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) agar mahasiswa daerah mampu bersaing di tingkat nasional.


"Pendidikan adalah fondasi utama untuk memutus rantai ketimpangan dan membangun kemajuan Barito Timur. Kita perlu mendorong pemerataan fasilitas, keterjangkauan akses pendidikan tinggi, serta peningkatan kompetensi agar mahasiswa asal daerah mampu bersaing secara sehat di tingkat nasional maupun global," tegas Rasyid.


Melalui forum ini, IKMABARTIM berharap gagasan yang terhimpun dapat memperkuat sinergi antar-mahasiswa serta melahirkan aksi nyata bagi kemajuan Kabupaten Barito Timur ke depan. Rangkaian kegiatan berlangsung hangat dan diakhiri dengan sesi tanya jawab interaktif serta diskusi lepas antar-peserta.
Komentar

Tampilkan

Terkini