HULU SUNGAI UTARA – Polsek Babirik jajaran Polres Hulu Sungai Utara (HSU) secara aktif terus mendukung program ketahanan pangan nasional. Langkah ini dibuktikan dengan pelaksanaan monitoring langsung terhadap perkembangan budidaya tanaman jagung kuartal III yang berlokasi di Desa Pinangkara, Kecamatan Amuntai Tengah, pada Minggu (18/08/2026) pagi sekitar pukul 10.00 WITA.
Kegiatan pemantauan ini menyasar lahan pertanian seluas 3 hektare milik Kelompok Tani (Poktan) "Berkat Setia" yang diketuai oleh Bahri. Lahan tersebut saat ini ditanami jagung jenis pakan varietas Bisi 18 dengan total bibit yang digunakan sebanyak 75 kilogram.
Kapolsek Babirik menyampaikan bahwa monitoring ini bertujuan untuk memastikan komoditas pangan lokal dapat tumbuh maksimal tanpa kendala yang berarti. Berdasarkan hasil pengecekan di lapangan, tanaman jagung yang ditanam sejak 21 Juli 2026 tersebut kini telah memasuki usia 28 Hari Setelah Tanam (Hst) dengan tinggi tanaman rata-rata mencapai 7,5 cm.
Dalam proses perawatannya, kelompok tani setempat menggunakan pupuk NPK Mutiara 16.16.16 dan herbisida Basmilang untuk menanggulangi gulma, sementara proses pengolahan dan penanaman sejauh ini masih dilakukan secara manual. Tanaman jagung pakan ini diperkirakan siap memasuki masa panen raya pada 21 November 2026 mendatang.
Melalui kegiatan monitoring yang konsisten ini, Polres HSU bersama Polsek Babirik berkomitmen untuk selalu hadir di tengah masyarakat, mengawal produktivitas sektor pertanian, serta mewujudkan Polri yang PRESISI (Bertaqwa, Loyal, Profesional, Solid, dan Sinergi) demi mendukung Indonesia Emas.


