BANJARBARU, 12 Agustus 2026, – Ketua Umum Dayak Kulawarga Borneo (DKB) Kalimantan Selatan, Dr. (Cand.) Salam, S.H., M.H., menyatakan dukungan penuh terhadap Maklumat Kapolda Kalimantan Selatan dalam upaya memperkuat perang melawan peredaran dan penyalahgunaan narkoba di wilayah Kalimantan Selatan.
Salam menilai langkah tegas Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan (Polda Kalsel) merupakan bentuk komitmen serius dalam melindungi masyarakat, khususnya generasi muda, dari ancaman narkoba yang dapat merusak masa depan bangsa.
Menurutnya, semangat "Hajar Narkoba”dan “Selamatkan Banua dari Peredaran Narkoba” harus menjadi gerakan bersama yang melibatkan seluruh elemen masyarakat, bukan hanya menjadi tanggung jawab aparat penegak hukum.
“Kami mendukung penuh Maklumat Kapolda Kalsel. Bersama-sama kita hajar narkoba dan bersihkan Banua dari peredaran gelap serta penyalahgunaan narkoba,” ujar Salam, Rabu (12/8/2026).
Ia menegaskan, narkoba merupakan musuh bersama yang dampaknya tidak hanya menyasar individu pengguna, tetapi juga dapat menghancurkan keluarga, lingkungan sosial, hingga masa depan generasi penerus.
Karena itu, Salam mengapresiasi komitmen Polda Kalsel yang terus melakukan penindakan terhadap jaringan peredaran narkoba dan mendorong agar penegakan hukum dilakukan secara tegas, profesional, serta sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.
“Kami mendukung tindakan tegas tanpa kompromi dan tidak pandang bulu terhadap pelaku peredaran narkoba. Perang terhadap narkoba tidak boleh kendor,” tegasnya.
Ajak Masyarakat Bersatu
Salam juga mengajak seluruh masyarakat Kalimantan Selatan untuk memperkuat semangat **rakat mufakat** dengan menyatukan kekuatan dalam mencegah peredaran dan penyalahgunaan narkoba.
Menurut dia, upaya pemberantasan narkoba membutuhkan kolaborasi antara kepolisian, pemerintah daerah, tokoh masyarakat, organisasi kemasyarakatan, dunia pendidikan, keluarga, serta seluruh lapisan masyarakat.
“Rakat mufakat, mari kita satukan kekuatan menjaga generasi muda Kalimantan Selatan dari bahaya racun narkoba. Jangan sampai narkoba menghancurkan masa depan anak-anak kita,” katanya.
Ia menambahkan, masyarakat juga memiliki peran penting dengan tidak memberikan ruang bagi aktivitas peredaran narkoba di lingkungan masing-masing serta segera melaporkan dugaan tindak pidana narkotika kepada aparat penegak hukum.
Salam menyampaikan apresiasi kepada Polda Kalsel atas berbagai pengungkapan kasus narkoba yang dilakukan jajarannya. Menurut dia, sejumlah pengungkapan dengan barang bukti dalam jumlah besar menunjukkan bahwa ancaman peredaran narkoba di Kalimantan Selatan perlu terus diwaspadai.
“Apresiasi tinggi untuk Polda Kalsel. Kami siap berdiri bersama aparat penegak hukum untuk menolak dan melawan narkoba,” ujarnya.
Ia kemudian menyampaikan pesan tegas mengenai bahaya narkoba yang menurutnya memiliki konsekuensi sangat serius bagi siapa pun yang terlibat dalam jaringan maupun penyalahgunaannya.
“Narkoba itu hanya membawa dua pilihan: berhadapan dengan hukuman atau menghancurkan kehidupan. Karena itu, jangan pernah memberikan kesempatan kepada narkoba untuk masuk dan merusak keluarga serta generasi kita,” ucapnya.
DKB Kalsel Siap Bersinergi
Lebih lanjut, Ketua Umum DKB Kalsel menegaskan organisasi yang dipimpinnya siap bersinergi dengan aparat penegak hukum dan seluruh pemangku kepentingan dalam membangun kesadaran masyarakat mengenai bahaya narkoba.
Ia berharap gerakan melawan narkoba tidak berhenti pada slogan, tetapi diwujudkan melalui tindakan nyata, edukasi, pencegahan, pengawasan lingkungan, serta dukungan terhadap proses penegakan hukum.
“Perang melawan narkoba adalah tanggung jawab kita bersama. Mari kita jaga Banua, lindungi generasi muda, dan pastikan Kalimantan Selatan menjadi wilayah yang semakin kuat dalam melawan peredaran gelap narkoba,” pungkas Salam.(slm/reds).


