BANJANG, – Kepolisian Sektor (Polsek) Banjang terus mengawal program ketahanan pangan nasional dengan melakukan pemantauan berkala terhadap lahan swasembada jagung di Desa Pulau Damar, Kecamatan Banjang, Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU), Kalimantan Selatan.
Langkah ini menjadi bagian dari komitmen Korps Bhayangkara dalam mendukung produktivitas sektor pertanian lokal, khususnya komoditas jagung pakan.
Pemantauan intensif dilakukan oleh personel Polsek Banjang yang dipimpin oleh Aiptu Noryadi, Brigadir Fahmi R., dan Briptu Alvito G. pada Rabu (12/8/2026) sore sekitar pukul 15.00 WITA.
Plh. Kapolsek Banjang menyatakan bahwa monitoring ini bertujuan untuk memastikan perkembangan tanaman jagung berjalan optimal tanpa kendala teknis yang berarti. Lahan yang dipantau merupakan milik petani lokal bernama Sadikin, yang tergabung dalam Kelompok Tani (Poktan) Mandiri selaku kelompok binaan Polri.
"Kegiatan ini merupakan bentuk nyata komitmen kepolisian dalam mendukung program swasembada pangan pemerintah. Kami turun langsung ke lapangan untuk memonitor perkembangan tanaman dan memastikan para petani binaan kami mendapatkan dukungan moral serta pengawasan yang baik," ujar Plh. Kapolsek Banjang dalam laporan tertulisnya, Kamis (13/8/2026).
Berdasarkan hasil verifikasi data di lapangan, lahan jagung pakan varietas Hibrida Bisi 18 ini memiliki luas mencapai 4 hektare atau sekitar 40.000 meter persegi. Tanaman jagung tersebut ditanam secara mandiri (perorangan) sejak 12 Mei 2026 lalu.
"Saat ini usia tanam sudah memasuki 94 hari dengan kondisi tanaman yang sangat subur. Tinggi batang jagung rata-rata sudah mencapai 2,00 hingga 2,10 meter," tambah Plh. Kapolsek Banjang.
Selama proses perawatan, petani binaan Polri ini menggunakan pupuk NPK 16.16.16 dikombinasikan dengan kapur pertanian (Dolomit) untuk menjaga keasaman tanah, serta herbisida jenis Basmilang untuk mengendalikan gulma. Meskipun pengelolaan lahan dan penanaman masih menggunakan alat mesin pertanian (alsintan) manual, pertumbuhan jagung dinilai sangat potensial.
Jika proses pertumbuhan terus bertahan stabil, komoditas jagung pakan ini diproyeksikan siap dipanen secara massal pada menjelang akhir tahun.
"Estimasi tanggal panen dijadwalkan pada 10 Oktober 2026 mendatang. Kami berharap hasil panen melimpah sehingga dapat mendongkrak perekonomian warga Desa Pulau Damar sekaligus memperkuat pasokan pangan daerah," tutupnya.
Seluruh rangkaian monitoring di lokasi yang berada pada koordinat peta -2,4524030, 115,3834800 tersebut berjalan dengan lancar. Secara umum, situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah hukum Polsek Banjang dipastikan aman dan kondusif.


