DKB dan Media, Perkuat Gerakan Mengangkat Budaya dan Kearifan Lokal Dayak

Lensa Kalimantan
, 10/29/2026 05:34:00 PM WIB Last Updated 2026-10-29T10:50:57Z
---


BANJARBARU, 29 Oktober 2026, — Komitmen untuk menjaga, memperkenalkan, dan mengangkat nilai-nilai budaya Dayak di Kalimantan Selatan terus diperkuat melalui kolaborasi antara organisasi masyarakat dan insan media.

Kolaborasi tersebut menjadi bagian dari upaya membangun komunikasi yang lebih erat antara Dayak Kaluarga Borneo (DKB) Kalimantan Selatan dengan sejumlah media, yang berlangsung di Balai Adat Dayak, Jalan Makmur, Kompleks Pelita Golf Asri No. B-12, Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Kamis (29/10/2026).

Sejumlah media turut hadir dalam kegiatan tersebut, di antaranya darahjuang.online, shalokalindonesia.com, kalseltoday.com lensakalimantan.my.id, dan topikterkini.com.

Pertemuan berlangsung dalam suasana penuh keakraban. Selain menjadi ruang silaturahmi, kegiatan tersebut juga menjadi momentum untuk membangun sinergi dalam menyampaikan berbagai informasi mengenai kebudayaan, kearifan lokal, kehidupan masyarakat, serta kiprah DKB kepada publik secara lebih luas.

Ketua Umum Dayak Kaluarga Borneo (DKB) Kalimantan Selatan, Dr. (Cand.) Salam, S.H., M.H., menyampaikan bahwa keberadaan media memiliki posisi penting sebagai mitra strategis dalam memperkenalkan dan mengangkat nilai-nilai budaya Dayak.

“Bagi kami, media bukan hanya sebagai penyampai informasi, tetapi juga teman dan sahabat DKB. Melalui media, berbagai nilai budaya, kearifan lokal, dan aktivitas masyarakat Dayak dapat disampaikan kepada publik secara lebih luas,” ujar Salam.

Menurutnya, hubungan antara DKB dan media harus dibangun atas dasar komunikasi, keterbukaan, dan semangat bersama untuk memberikan informasi yang positif serta mencerdaskan masyarakat.

“Kami berharap hubungan yang sudah terjalin ini semakin solid. DKB tentu membutuhkan sinergi dengan media, begitu juga media membutuhkan sumber informasi yang konstruktif dari masyarakat dan organisasi,”katanya.

Salam menilai kolaborasi tersebut tidak semata-mata berkaitan dengan publikasi, tetapi juga menjadi bagian dari tanggung jawab bersama dalam menjaga eksistensi budaya lokal di tengah perkembangan zaman.

“Budaya adalah identitas. Karena itu, mengangkat akar budaya bukan berarti melihat masa lalu saja, tetapi bagaimana nilai-nilai budaya itu tetap hidup, dikenal generasi muda, dan mampu menjadi bagian dari kehidupan masyarakat hari ini,” tuturnya.

Ia juga berharap pertemuan dan komunikasi antara DKB dengan insan media tidak berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi dapat berkembang menjadi kerja sama yang berkelanjutan.

“Harapan kami, ini bukan pertemuan yang hanya berlangsung sekali. Semoga hubungan ini berkelanjutan, semakin erat, dan melahirkan banyak kolaborasi positif untuk masyarakat serta untuk kemajuan kebudayaan Dayak di Kalimantan Selatan,” tegas Salam.

Kolaborasi DKB bersama media diharapkan dapat menjadi ruang bersama untuk memperkuat literasi budaya sekaligus memperluas pemberitaan mengenai berbagai potensi, tradisi, kearifan lokal, dan kegiatan masyarakat Dayak.

Dengan komunikasi yang semakin terbuka dan sinergi yang semakin kuat, DKB bersama insan media berkomitmen menjadikan budaya bukan sekadar warisan, tetapi sebagai identitas yang terus dirawat, diperkenalkan, dan diwariskan kepada generasi mendatang.(@dw)
Komentar

Tampilkan

Terkini