Iwan Aflanie, Resmi Dilantik sebagai Rektor ULM Periode 2026–2030
BANJARMASIN – Dr. dr. Iwan Aflanie, M.Kes., Sp.F., S.H., resmi dilantik sebagai Rektor Universitas Lambung Mangkurat (ULM) periode 2026–2030, Senin (5/10/2026).
Prosesi pelantikan berlangsung di Lantai 10 Gedung D Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) pada pukul 16.30 WIB. Agenda yang semula dijadwalkan berlangsung pada pagi hari tersebut mengalami perubahan waktu sebelum akhirnya dilaksanakan pada sore hari.
Iwan Aflanie dilantik oleh Direktur Jenderal Sains dan Teknologi Kemdiktisaintek, Dr. Ahmad Najib Burhani, M.A.
Pelantikan ini menjadi babak baru dalam perjalanan kepemimpinan ULM setelah Iwan Aflanie dinyatakan terpilih sebagai Rektor ULM periode 2026–2030 melalui proses pemilihan yang digelar di Lecture Theater Mini General Building ULM Banjarmasin, Jumat (2/10/2026).
Dalam proses pemilihan tersebut, Iwan Aflanie terpilih dalam satu putaran dengan melibatkan 60 pemilih dari unsur Senat ULM. Mekanisme pemilihan juga memperhitungkan bobot suara Menteri sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Iwan Aflanie mengikuti kontestasi pemilihan bersama dua kandidat lainnya, yakni Prof. Ahmad dan Dr. Rusmansyah.
Terpilihnya Iwan Aflanie sekaligus membuka fase baru bagi ULM dalam menghadapi tantangan dan dinamika pendidikan tinggi yang semakin kompleks.
Sebagai rektor, ia tidak hanya dituntut menjaga keberlanjutan program yang telah berjalan, tetapi juga memperkuat inovasi, kualitas akademik, riset, pengabdian kepada masyarakat, serta tata kelola kelembagaan.
Kepemimpinan periode 2026–2030 diharapkan mampu membawa ULM semakin adaptif terhadap perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi sekaligus memperkuat perannya sebagai salah satu perguruan tinggi terkemuka di Kalimantan.
“Kepemimpinan perguruan tinggi bukan semata-mata tentang jabatan, tetapi tentang tanggung jawab untuk memastikan kampus terus tumbuh, memberikan manfaat, dan melahirkan generasi yang mampu menjawab tantangan zaman.” ungkap Dr.Iwan Aflanie.
Dengan dilantiknya Iwan Aflanie, secara resmi kepemimpinan ULM periode 2026–2030 dimulai.
Empat tahun ke depan menjadi momentum penting untuk menerjemahkan visi dan program kerja ke dalam langkah nyata, sekaligus memperkuat kontribusi ULM dalam bidang pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, serta pembangunan sumber daya manusia di Kalimantan Selatan dan Indonesia.
Pelantikan tersebut juga menjadi penanda dimulainya perjalanan kepemimpinan baru ULM untuk menghadirkan tata kelola universitas yang semakin profesional, akademik yang berkualitas, serta lingkungan kampus yang mampu menjawab kebutuhan masyarakat dan perkembangan masa depan.(@dw)


