Banjarbaru – PLN Indonesia Power UBP Asam Asam menghadiri acara Pisah Sambut Kepala Badan Intelijen Negara Daerah (BINDA) Kalimantan Selatan dari Brigjen Pol (P) Dr. Nurullah, S.H., M.H. kepada Kombes Pol Sentot Adi Dharmawan, S.I.K., M.H. yang diselenggarakan di Kantor BINDA Kalimantan Selatan, Banjarbaru, pada Selasa malam (27/1/2026).
Kehadiran PLN Indonesia Power UBP Asam Asam dalam kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat sinergi dan kolaborasi lintas sektor, khususnya dalam mendukung stabilitas daerah, keamanan objek vital nasional, serta keberlanjutan operasional ketenagalistrikan di Kalimantan Selatan.
Pada kesempatan tersebut, Senior Manager PLN Indonesia Power UBP Asam Asam, Reo Yanuar Hadi, berkesempatan bertemu dan berbincang langsung dengan Gubernur Kalimantan Selatan H. Muhidin dan Wakil Gubernur H. Hasnuryadi Sulaiman. Pertemuan ini menjadi momentum untuk mempererat komunikasi dan koordinasi antara PLN Indonesia Power dengan Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan.
Senior Manager PLN Indonesia Power UBP Asam Asam, Reo Yanuar Hadi, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut sebagai wadah silaturahmi dan penguatan sinergi antarinstansi.
“Kami mengucapkan terima kasih atas dedikasi Brigjen Pol (P) Dr. Nurullah selama menjabat sebagai Kepala BINDA Kalsel dan menyambut Kombes Pol Sentot Adi Dharmawan sebagai pimpinan baru. PLN Indonesia Power UBP Asam Asam siap terus bersinergi dengan BINDA, Pemerintah Daerah, serta unsur Forkopimda dalam menjaga keamanan dan mendukung kelancaran pasokan listrik yang andal bagi masyarakat,” ujar Reo.
Acara pisah sambut ini turut dihadiri oleh Staf Khusus Kepala BIN RI H. Gusti Denny Ramdhani, Ketua DPRD Kalimantan Selatan Supian HK, Kapolda Kalimantan Selatan Irjen Pol Rosyanto Yudha Hermawan, Kepala BNNP Kalimantan Selatan Kombes Pol Asep Taufik, para wakil bupati dan wali kota se-Kalimantan Selatan, serta unsur Forkopimda dan jajaran terkait lainnya.
Melalui kehadiran dalam kegiatan ini, PLN Indonesia Power UBP Asam Asam menegaskan komitmennya untuk terus membangun hubungan yang harmonis dan kolaboratif dengan seluruh pemangku kepentingan, guna mendukung terciptanya iklim yang kondusif bagi pembangunan daerah dan ketahanan energi nasional.


