Fenomena Tanah Berasap di HSU Viral di Medsos, Ternyata Bukan Minyak tapi Kebocoran Listrik

Lensa Kalimantan
, 4/16/2026 12:50:00 PM WIB Last Updated 2026-04-16T06:18:13Z
---

HULU SUNGAI UTARA, – Warga Desa Rantau Bujur Hilir, Kecamatan Sungai Tabukan, Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) sempat dibuat geger oleh fenomena munculnya asap dan air mendidih dari dalam tanah, Rabu (15/4/2026).


Fenomena yang terjadi di samping Mushola Darul Muta'abbidin ini sempat viral di media sosial dan memicu spekulasi warga mengenai adanya kandungan minyak di bawah pemukiman mereka.


Kapolsek Sungai Pandan melaporkan bahwa kepulan asap pertama kali terlihat di bawah salah satu rumah warga milik Haris Fadillah (37) sekitar pukul 09.00 WITA. 


Kondisi tanah yang lembab membuat panas dari bawah tanah menciptakan efek air mendidih yang cukup mencolok.


"Fenomena ini sempat membuat heboh hingga viral di media sosial. Warga sekitar berspekulasi ada kandungan minyak di dalam tanah," ujar Kapolsek Sungai Pandan dalam keterangan tertulisnya.


Menanggapi situasi tersebut, pihak Camat Sungai Tabukan bersama personel Polsek Sungai Pandan segera mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) pada sore harinya untuk memasang garis polisi guna mengamankan lokasi dari kerumunan warga.


Kepastian penyebab fenomena ini akhirnya terungkap setelah Unit PLN Amuntai melakukan pengecekan mendalam pada pukul 18.40 WITA. 


Petugas menemukan bahwa asap tersebut bukan berasal dari aktivitas geologi atau minyak bumi, melainkan masalah teknis kelistrikan.


Menurut, Iptu Asep HZ kasi Humas Polres HSU, Hasil investigasi menunjukkan adanya kebocoran arus listrik yang berasal dari meteran rumah Haris Fadillah. Arus tersebut merambat ke instalasi pembumian (arde) di dalam tanah.


"Penyebab tanah mengeluarkan asap adalah kebocoran arus listrik akibat kabel arde pada KwH meter rumah terpasang terbalik. Kondisi tanah yang lembab mempercepat hantaran panas ke permukaan hingga air tampak mendidih," jelas Iptu Asep HZ.


Setelah dilakukan perbaikan oleh petugas PLN, kondisi tanah kembali normal dan tidak lagi mengeluarkan asap. Instalasi listrik di rumah warga yang bersangkutan pun kini telah dinyatakan aman.


Pihak kepolisian mengimbau masyarakat untuk selalu waspada terhadap potensi bahaya kelistrikan yang dapat memicu korsleting hingga kebakaran.


"Kami meminta warga yang mengalami permasalahan instalasi listrik di rumahnya untuk segera menghubungi pihak PLN agar segera mendapatkan penanganan profesional," tutup laporan tersebut.(hms)

Komentar

Tampilkan

Terkini