Tanah Laut, 20 April 2026– Melonjaknya harga solar industri hingga Rp25.355 per liter mendorong PT LAZ Coal Mandiri mengambil langkah taktis. Perusahaan resmi mengoperasikan Dump Truck Hybrid DT 145 di tambang batubara Kintap, menjadi unit hybrid pertama yang diuji di wilayah operasional mereka.
Langkah ini jadi bagian dari program Go Green sekaligus strategi efisiensi biaya operasional. “Trial kami lakukan tiga bulan, Februari sampai April 2026, untuk benar-benar menguji unit ini di kondisi tambang sebenarnya,” kata Alif Mustofa, Departemen Head Training Operation Development PT LAZ Coal Mandiri.
Selama uji coba, DT Hybrid 145 berkapasitas 91 ton . Tim mencatat total cycle time rata-rata 14,5 hingga 14,7 menit untuk jarak hauling 2,1 km dengan muatan 95,4 ton. Sistem hybrid ini berbeda jauh dari unit konvensional. Engine tidak langsung menggerakkan transmisi, melainkan memutar generator untuk menghasilkan listrik. Daya disimpan ke baterai, lalu motor listrik yang menggerakkan transmisi.
Alif menegaskan data produktivitas, konsumsi bahan bakar, dan problem operasional selama tiga bulan akan jadi dasar evaluasi perusahaan. “Tujuannya jelas, efisiensi operasional dan kontribusi nyata menurunkan emisi karbon di sektor tambang batubara,” tutupnya.



