Kapolsek Tanta Pantau Perkembangan Jagung Hibrida di Lahan Poktan Panca Warga

Lensa Kalimantan
, 6/08/2026 02:40:00 PM WIB Last Updated 2026-06-08T07:40:53Z
---

Tabalong – Dalam rangka mendukung program ketahanan pangan nasional, Kapolsek Tanta Ipda Aris Sufahriyadi, S.H., M.H., bersama personelnya melaksanakan pengecekan dan pemantauan perkembangan tanaman jagung pakan hibrida di lahan Kelompok Tani (Poktan) Panca Warga, Desa Padang Panjang RT 02, Kecamatan Tanta, Kabupaten Tabalong, pada Senin (8/6/2026).


Kegiatan tersebut dilaksanakan bersama Kanit Samapta Polsek Tanta Aiptu Riza Hidayat dan Bhabinkamtibmas Desa Padang Panjang Aipda M.Z. Filany sebagai bentuk pendampingan Polri terhadap masyarakat dalam mendukung keberhasilan program ketahanan pangan.


Pada kesempatan tersebut, dilakukan pengecekan langsung terhadap kondisi tanaman jagung pakan hibrida varietas RK 19 yang ditanam di lahan seluas 3 hektare milik anggota Poktan Panca Warga. Lahan tersebut dikelola oleh Maryoto selaku Ketua Poktan dengan luas 1 hektare dan H. Mawardi seluas 2 hektare.


Dari hasil pemantauan diketahui bahwa tanaman jagung saat ini berusia sekitar tiga minggu dengan tinggi tanaman berkisar antara 35 hingga 50 sentimeter. Secara umum kondisi tanaman menunjukkan pertumbuhan yang baik, ditandai dengan perkembangan pucuk dan pembesaran batang yang optimal. Tanaman juga tumbuh merata dan subur di seluruh areal pertanaman.


Lahan pertanian tersebut menerapkan pola tanam kombinasi, yakni sebagian menggunakan sistem monokultur dan sebagian tumpang sari. Ketersediaan air dinilai cukup memadai karena selain mengandalkan tadah hujan, petani juga memanfaatkan aliran anak sungai yang dialirkan menggunakan mesin pompa dan jaringan pipa menuju lahan pertanian.


Berdasarkan hasil pengecekan di lapangan, seluruh tanaman berada dalam kondisi baik dengan tingkat pertumbuhan yang merata. Faktor pengairan yang cukup serta waktu tanam yang sesuai dengan musim menjadi pendukung utama pertumbuhan tanaman. Apabila kondisi cuaca dan perawatan tetap terjaga, panen diperkirakan akan berlangsung pada September 2026.


Kegiatan pengecekan ini merupakan bagian dari upaya pendampingan Polri terhadap kelompok tani mulai dari tahap penanaman, pemeliharaan hingga menjelang masa panen guna memastikan program ketahanan pangan dapat berjalan dengan optimal.


Kapolres Tabalong AKBP Wahyu Ismoyo Jayawardana, S.I.K., M.H., M.Tr.Opsla melalui Kasi Humas Polres Tabalong Iptu Heri Siswoyo, S.H., M.H., mengatakan bahwa Polri berkomitmen mendukung berbagai program pemerintah yang bertujuan meningkatkan ketahanan pangan dan kesejahteraan masyarakat.


“Melalui kegiatan monitoring dan pendampingan yang dilakukan secara berkelanjutan, Polri berharap dapat memberikan motivasi kepada para petani untuk terus meningkatkan produktivitas pertanian. Sinergi antara Polri dan kelompok tani menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung terwujudnya ketahanan pangan yang kuat serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Tabalong,” ujar Iptu Heri.


Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan lancar.(polrestabalong)

Komentar

Tampilkan

Terkini