Kawal Kasus Perundungan Siswi SD di Kuin Utara, Tim Advokasi Ormas IUB Sambangi Rumah Korban Bullying

Lensa Kalimantan
, 6/08/2026 02:29:00 PM WIB Last Updated 2026-06-08T07:44:28Z
---

BANJARMASIN, – Tim Advokasi Organisasi Kemasyarakatan (Ormas) Itah Uluh Bakumpai (IUB) mendatangi kediaman orangtua N, siswi Sekolah Dasar (SD) yang menjadi korban perundungan (bullying) di kawasan Kuin Utara, Banjarmasin, Kalimantan Selatan.


Kehadiran tim hukum bersama Pembina IUB Kalimantan, Nooradin, bertujuan untuk memberikan dukungan moral sekaligus menegaskan komitmen organisasi dalam mengawal kasus ini hingga tuntas.


Kunjungan silaturahmi ini dipimpin langsung oleh tim advokasi IUB yang terdiri dari Yuyung Kurniawan, S.H., Tommy Restu, S.Ag., M.H.,Ferry Ardianoor, S.H., M.H.


Tim hukum berdialog langsung dengan pihak keluarga untuk melihat kondisi psikologis korban serta menghimpun informasi terkait perkembangan penanganan kasus perundungan tersebut.


Pembina Ormas IUB Kalimantan, Nooradin, menegaskan bahwa pihaknya tidak akan tinggal diam melihat adanya tindakan perundungan yang menimpa anak-anak, terlebih di lingkungan institusi pendidikan.


"Kami hadir untuk memastikan bahwa keluarga korban tidak berjalan sendirian. Kehadiran Tim Advokasi IUB adalah bentuk komitmen nyata kami untuk mendampingi dan mengawal kasus perundungan ini sampai tuntas," ujar Nooradin saat ditemui di lokasi, Senin (08/06/2026).


Nooradin juga menambahkan bahwa keadilan harus ditegakkan demi masa depan korban dan mencegah terjadinya hal serupa di sekolah lain.


"Perundungan pada anak tidak boleh dianggap remeh karena dampaknya sangat luar biasa terhadap psikologis mereka. Kami menuntut rasa keadilan bagi semua pihak. Kasus ini harus diselesaikan secara transparan agar memberikan efek jera dan menjadi pelajaran bagi dunia pendidikan kita," tegasnya.


"Sampai sejauh ini kami dari tim advokasi ormas IUB berterima kasih atas respon cepat pihak unit PPA Polresta Banjarmasin dalam menangani kasus ini, harapan kami supaya kasus pembullyan ini tidak terulang lagi dikemudian hari." Pungkasnya.(red)

Komentar

Tampilkan

Terkini