AMUNTAI, – Jajaran Kepolisian Sektor (Polsek) Amuntai Tengah, Polres Hulu Sungai Utara (HSU), Kalimantan Selatan, terus menggencarkan pemantauan terhadap program swasembada jagung di wilayah hukumnya.
Langkah ini dilakukan sebagai upaya nyata mendukung kemandirian pangan nasional, khususnya dalam pemenuhan kebutuhan pakan ternak dan komoditas pangan pokok.
Pada Minggu (5/7/2026), personel Polsek Amuntai Tengah melakukan peninjauan langsung ke lahan-lahan pertanian jagung milik warga di Desa Sungai Karias, Kecamatan Amuntai Tengah.
Kegiatan monitoring ini bertujuan untuk memetakan kondisi terkini lahan serta memastikan progres swasembada tetap berjalan di tengah tantangan cuaca.
Kapolres Hulu Sungai Utara menyampaikan bahwa kehadiran Polri di lapangan tidak hanya untuk pengamanan, tetapi juga sebagai bentuk pendampingan kepada para petani.
"Monitoring ini adalah bagian dari komitmen kami dalam mendukung ketahanan pangan. Kami ingin memastikan sejauh mana perkembangan lahan jagung yang dikelola warga, sekaligus mengidentifikasi kendala yang dihadapi petani di lapangan agar bisa segera dicarikan solusinya," ujarnya.
Berdasarkan pemantauan di lapangan, sejumlah lahan jagung milik petani saat ini terpantau tergenang air. Kondisi geografis dan cuaca tersebut membuat para petani terpaksa menunda masa tanam di beberapa titik wilayah.
Pihak kepolisian mencatat bahwa dalam beberapa bulan ke depan, sebagian besar lahan pertanian di wilayah tersebut belum memungkinkan untuk ditanami jagung akibat debit air yang masih cukup tinggi.
"Kami menyadari adanya tantangan berupa genangan air di lahan milik petani. Oleh karena itu, Polsek Amuntai Tengah akan terus memantau perkembangan debit air secara berkala. Kami akan berkoordinasi dengan pihak terkait guna memberikan rekomendasi langkah-langkah yang tepat agar produktivitas petani tetap terjaga saat kondisi lahan sudah memungkinkan," tambah perwakilan Polsek Amuntai Tengah.
Meski menghadapi tantangan alam, pihak kepolisian memastikan bahwa situasi di kawasan pertanian Desa Sungai Karias tetap terjaga aman dan kondusif.
Polsek Amuntai Tengah menegaskan akan terus melakukan koordinasi intensif dengan masyarakat setempat untuk memitigasi risiko kegagalan panen serta mendukung keberlangsungan program swasembada jagung jangka panjang di wilayah Hulu Sungai Utara.
Langkah proaktif ini menjadi bagian dari semangat Polres HSU yang mengusung slogan
"HEBAT-SIGAP-UNGGUL-UNTUK MASYARAKAT", dalam memberikan pelayanan serta kontribusi nyata bagi stabilitas ekonomi dan pangan daerah.


