BARITO KUALA, – Respons cepat ditunjukkan personel Layanan Polisi 110 Polres Barito Kuala saat menerima laporan kebakaran yang melanda permukiman warga di Jalan Perintis, RT 04 RW 02, Desa Muara Pulau, Kecamatan Tabukan, Kabupaten Barito Kuala, Jumat (24/7/2026) sekitar pukul 10.00 Wita.
Begitu menerima laporan dari masyarakat, petugas 110 bersama personel Polsek Tabukan langsung bergerak menuju lokasi untuk melakukan pengamanan, membantu proses evakuasi warga, serta berkoordinasi dengan relawan Barisan Pemadam Kebakaran (BPK) guna mempercepat penanganan api.
Peristiwa tersebut mengakibatkan delapan unit rumah hangus terbakar, sementara dua unit rumah lainnya mengalami kerusakan sekitar 50 persen. Selain kerugian materiil yang ditaksir mencapai ratusan juta rupiah, sebanyak 10 warga mengalami luka bakar pada bagian wajah dan tangan. Seluruh korban telah mendapatkan penanganan medis dari tenaga kesehatan di Kabupaten Barito Kuala.
Adapun korban yang mengalami luka bakar yakni Suriansyah, Maspuana, Kumala Wati, Arif Ramadhon, Asniah, Muhammad Jaini, Tuni Rusmiadi, Alfian, Siti Noor Maulidah, dan Rawiyah.
Kapolsek Tabukan AKP Sukariana melalui Kasi Humas Polres Barito Kuala IPTU Mego Budi Susanto menjelaskan, berdasarkan keterangan saksi, api pertama kali terlihat muncul dari salah satu rumah milik warga bernama Sarwani.
"Dugaan sementara, kebakaran dipicu oleh korsleting listrik dari rumah tersebut. Saat api mulai membesar, kondisi angin yang cukup kencang menyebabkan kobaran api dengan cepat merembet ke rumah-rumah lain yang sebagian besar berbahan kayu," ujar IPTU Mego Budi.
Ia menambahkan, personel kepolisian bersama masyarakat dan relawan pemadam kebakaran bekerja secara terpadu untuk mengendalikan kobaran api agar tidak meluas ke permukiman lainnya.
"Begitu laporan masuk melalui layanan 110, personel kami langsung bergerak ke lokasi. Keselamatan warga menjadi prioritas utama, sehingga anggota segera melakukan pengamanan, membantu proses evakuasi, dan berkoordinasi dengan seluruh unsur terkait agar penanganan berlangsung cepat dan efektif," kata IPTU Mego Budi.
Menurutnya, sinergi antara kepolisian, relawan BPK, pemerintah setempat, dan masyarakat menjadi faktor penting dalam proses pemadaman.
"Alhamdulillah, berkat kerja sama semua pihak, api berhasil dipadamkan sekitar dua jam kemudian sehingga kebakaran tidak meluas lebih jauh. Kami mengapresiasi seluruh relawan dan masyarakat yang turut membantu penanganan di lapangan," tuturnya.
Dari hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), petugas mengamankan satu potong kayu sisa bangunan yang terbakar sebagai barang bukti untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut.
Polres Barito Kuala mengimbau masyarakat agar lebih waspada terhadap potensi kebakaran, khususnya dengan memastikan instalasi listrik di rumah dalam kondisi aman dan memenuhi standar.
"Kami mengajak masyarakat untuk rutin memeriksa instalasi listrik di rumah masing-masing. Apabila menemukan kondisi yang berpotensi membahayakan, segera lakukan perbaikan agar kejadian serupa dapat dicegah," pungkas IPTU Mego Budi.(poltresbatola)




