HULU SUNGAI UTARA, – Kepolisian Sektor (Polsek) Babirik, Polres Hulu Sungai Utara (HSU), terus berkomitmen mendukung program ketahanan pangan nasional di wilayahnya. Langkah ini diwujudkan melalui monitoring intensif terhadap perkembangan sektor pertanian, salah satunya komoditas jagung pakan di Desa Pinangkara, Kecamatan Amuntai Tengah, Kabupaten Hulu Sungai Utara.
Pemantauan berkala dilakukan langsung oleh jajaran Polsek Babirik pada Selasa (11/8/2026) siang untuk meninjau langsung kesiapan lahan dan pertumbuhan tanaman di lapangan.
Kapolres Hulu Sungai Utara melalui Kapolsek Babirik menyatakan bahwa pendampingan terhadap sektor pertanian merupakan wujud nyata sinergi kepolisian dalam mengawal program pangan lokal.
"Kami turun langsung ke lapangan untuk memastikan aktivitas pertanian berjalan lancar tanpa kendala. Sinergi antara kepolisian dan kelompok tani ini penting agar ketahanan pangan di wilayah hukum Polres HSU tetap terjaga kuat," ujar Kapolsek Babirik dalam keterangan tertulisnya, Selasa.
Potensi Panen November 2026
Monitoring kali ini menyasar lahan pertanian seluas 3 hektar milik Kelompok Tani (Poktan) "Berkat Setia". Lahan produktif ini dikelola langsung oleh Bahri, yang juga bertindak sebagai ketua kelompok tani setempat.
Berdasarkan hasil pantauan di lapangan, komoditas yang ditanam merupakan jenis jagung pakan varietas Bisi 18. Proses penanaman telah dimulai sejak 21 Juli 2026 lalu dengan menghabiskan total bibit sebanyak 75 kilogram.
"Saat ini usia tanam sudah memasuki 21 Hari Setelah Tanam (HST) dengan rata-rata tinggi tanaman mencapai 2 sentimeter. Sejauh ini pertumbuhannya cukup baik dan pengerjaannya masih menggunakan alat mesin pertanian (alsintan) manual," kata Kapolsek Babirik.
Untuk mengoptimalkan pertumbuhan tanaman, Poktan Berkat Setia mengandalkan pupuk NPK Mutiara 16.16.16 serta herbisida Basmilang untuk mengendalikan gulma. Hingga saat ini, belum ada penggunaan pestisida kimia karena kondisi tanaman dinilai masih aman dari serangan hama.
Jika seluruh proses perawatan berjalan optimal, lahan jagung pakan ini diproyeksikan siap memasuki masa panen raya pada akhir tahun nanti.
"Estimasi panen raya dijadwalkan jatuh pada 21 November 2026. Kami berharap hasilnya nanti melimpah sehingga mampu mendongkrak perekonomian para petani lokal di Desa Pinangkara," tutur Kapolsek Babirik.
Melalui program monitoring berkala ini, Polres HSU menegaskan komitmennya untuk menjadi institusi yang Hebat, Sigap, dan Unggul demi kepentingan masyarakat luas, sekaligus mewujudkan stabilitas ekonomi berbasis pertanian menuju Indonesia Emas.


